Mau orang bilang ini,
Mau orang bilang itu,
Ga peduli
Anda tidak tahu-menahu tentang kisah saya
Berhak apa anda mengintervensi?
Kadang terjepit dengan dua pilihan berat itu
membuat semuanya buyar
Pilihan jelas sudah ada di depan mata
Namun,
apa daya jika salah satunya harus dikorbankan
Bukan bermaksud untuk mempermainkan
Jika anda bisa membedakan mana yang asli dan palsu,
anda sendiri tau jawabanya
Pilihan itu ada
Tapi tergantung kita yang memilihnya
Mau atau tidak
Perasaan tidak bisa dipaksakan
Jangan banyak intervensi
Anda harus siap menerima segala resikonya
Elah,
Namanyanya perasaan
Siapa sih yang bisa maksa?
Otakpun kalo mau dipaksakan mikir dua kali
Tapi kalo perasaan naro dua makna?
Mau dikata apa?
Harus dipilih?
Apa perasaan itu sebuah pilihan?
Bukan
Tapi terkadang anda harus memilih sesuatu
yang bena-benar condong
Sakit hati adalah resiko
Tapi kalo tidak mau membuat sakit hati,
apakah harus dilanjutkan sesuatu yang ambang itu?
Jika saja ada kesempatan emas waktu itu,
langsung saja kau ungkap segalanya
Namun apa daya takdir berkata lain
Aku tidak bisa berbuat apa-apa
Menduakan cinta itu bagai kaya tai
Engga boleh
Haram
Pilihannya cuma dua kok
Menerimanya atau menolak
Entah menolak kedua atau salah satu
diantaranya
Mungkin geliat terlihat enggan
Namun,
mata tetap berbicara
Tidak bisa dipungkiri
Hey,
sakit itu adalah resiko
Berani jatuh cinta,
berani sakit hati
Itulah resiko terbesarnya
Siapa sih yang mau kejepit sama dua pilihan?
Rasanya tidak ada
Orang lain berkata jalang,
bodo amat
Orang lain berkata tidak tahu diri,
lebih baik berkacalah
Bukannya bermaksud apa-apa
Pilhan itu ga bisa diubah
Anda harus terjatuh
No comments:
Post a Comment